Tim Pengembang Kurikulum S1 Informatika Fakultas Teknik Universitas Tiga Serangkai
Dipublikasikan pada 15 October 2025
Sebagai dosen Informatika sekaligus Ketua Tim Pengembang Kurikulum (TPK) S1 Informatika Universitas Tiga Serangkai (TSU), saya ingin membagikan catatan perjalanan penting kami sepanjang tahun 2025 dalam merancang dan merekonstruksi kurikulum program studi. Perjalanan ini secara resmi dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan Rektor Nomor 160.A/SK/REK/II/2025 pada 21 Februari 2025 yang mengamanatkan saya bersama tim untuk menyusun struktur kurikulum berbasis kompetensi spesifik prodi. Rekonstruksi ini menjadi langkah mutakhir seiring perubahan status institusi menjadi universitas dan adanya regulasi baru melalui Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Sebagai fondasi awal, pada 12 Maret 2025, kami mengadakan FGD Pencermatan Peraturan untuk mendalami penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta penyelarasan iklim akademik dengan visi universitas.
Pengembangan kurikulum ini dirancang secara inklusif dengan membuka ruang diskusi yang luas bagi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), rekan-rekan alumni dan mahasiswa. Melalui lokakarya yang dihadiri oleh pimpinan prodi, dosen, dan alumni, kami mendapatkan potret jernih mengenai dinamika kebutuhan industri langsung dari para mitra seperti PT Tiga Serangkai, CV Dexza Purnama, EduTix, dan PT Ayo Menebar Kebaikan. Dalam diskusi yang hangat namun kritis tersebut, para mitra menggarisbawahi pentingnya memperkecil gap kompetensi dengan mempertegas arah karier lulusan serta membekali mereka dengan sertifikasi profesi pendamping ijazah. Selain aspek hardskill, sorotan tajam juga tertuju pada kesiapan mental mahasiswa di dunia kerja. Industri sangat membutuhkan lulusan IT yang mandiri, berani mengambil tantangan, komunikatif, berpikiran terbuka, dan berorientasi pada solusi. Catatan penting juga datang dari para mentor industri terkait kedisiplinan mahasiswa selama magang, yang kemudian memicu kesadaran kami untuk membangun ruang evaluasi rutin antara prodi dan dosen pembimbing lapangan. Di sisi lain, kami juga diingatkan agar tidak terjebak dalam dikotomi keilmuan yang terlalu sempit, melainkan harus mampu menyajikan kurikulum yang adaptif dan komprehensif dalam memetakan kebutuhan pasar di bidang software, hardware, hingga infrastruktur.
Masukan berharga ini langsung kami formulasikan ke dalam struktur pengajaran, salah satunya dengan menyepakati muatan coding AI ke dalam mata kuliah Big Data dan Data Mining, serta mengintegrasikan penguatan karakter ke dalam rumpun mata kuliah wajib universitas.
Melalui proses komprehensif tersebut, lahirlah Kurikulum Baru S1 Informatika TSU yang menitikberatkan pengembangan teknologi informatika berbasis nilai Islami serta pencetakan pemimpin dan entrepreneur di bidang kecerdasan buatan (AI). Struktur kurikulum ini mengacu pada KKNI Level 6 serta standar APTIKOM 2024 untuk menghasilkan 8 profil lulusan bersertifikasi, termasuk Data Scientist Supervisor, Cybersecurity Analyst, hingga IT-Preneur. Beban studi yang wajib ditempuh mahasiswa terdiri atas Mata Kuliah Wajib Nasional (MKWN), Universitas (MKWU), Fakultas (MKWF), dan Mata Kuliah Wajib Prodi (MKWP). Guna memberikan keahlian yang spesifik dan adaptif, kami juga menyediakan tiga pilihan konsentrasi strategis berbobot masing-masing 18 SKS—yaitu Artificial Intelligence, Programming and Software Development, serta IT Mobility and Security—serta mengakomodasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan penyetaraan hingga 20 SKS.
Sebagai tahap finalisasi, dokumen kurikulum setebal 12 bab ini telah melalui uji pakar dan validasi oleh validator eksternal nasional, Dr. Eng. Antoni Wibowo, S.Si., M.Kom., M.Eng., melalui forum FGD yang disiapkan secara matang pada Oktober 2025. Hasil rekonstruksi kurikulum ini akhirnya resmi disahkan oleh Rektor TSU pada September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 269.A-Adm/SK/REK/IX/2025 sebagai pedoman operasional tunggal kegiatan akademik prodi. Kami juga bergerak cepat dengan melaksanakan sosialisasi terstruktur kepada para mahasiswa baru angkatan 2025. Dengan rasa syukur yang mendalam, kurikulum baru ini telah diberlakukan penuh sejak semester gasal tahun akademik 2025/2026 dan diharapkan mampu menjadi panduan kokoh untuk mencetak lulusan informatika yang berdaya saing global dan berkarakter mulia.